Artikel

Sempat teringat nasib istri dan masa depan keluarganya

Dibaca: 0 Oleh 05 Jan 2022Tidak ada komentar
Sempat teringat nasib istri dan masa depan keluarganya
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Mengonsumsi berbagai jenis narkoba, SL berhalunisasi. Ia sempat teringat nasib istri dan masa depan keluarganya, namun rekan-rekannya terus datang dan menghubungi, membuatnya tak kunjung lepas dari narkoba.
SL kemudian menyadari, faktor utama dirinya terjerumus adalah uang. Dalam kondisi setengah sadar, uang kertas sebanyak Rp 16 juta ia keluarkan dari lemari, lalu dibakarnya.
Setelah itu, sistem syaraf pusatnya terganggu hingga membuatnya pingsan. Pihak keluarga yang mencium asap itu langsung mendobrak kamar SL, dan membawanya

“Saya tahunya sudah ada di pondok ini. Setelah saya bakar uang Rp 16 juta hasil dari menjual narkoba saya langsung pingsan dan dibawa ke sini (pondok),” ujar SL bercerita usai mengikuti kegiatan rutin rehabilitasi, shalat, dan zikir di Pondok Al-Barokah, belum lama ini
Ia mengungkapkan, selama belasan tahun menjadi pengguna narkoba dan menjadi bandar di kawasan Balikpapan dan Kutai Kartanegara.

“Sampai sekarang mereka yang dulu jadi kurir dan pelanggan saya masih sering datang ke rumah. Nawarin barang (narkoba), bahkan gratis,” ungkapnya.
Padahal, kata SL, dirinya sudah berhenti sejak 2007. Di puncak masa candunya, SL mengaku seperti gila. Sering senyum dan bicara sendiri.

“Pokoknya hampir gila kena narkoba. Dari jadi pemakai, kurir, sampai bandar,” katanya.
Sampai saat ini SL mengaku bersalah karena teman-teman yang dulu menjadi pengedar narkobanya masih bergelut dengan barang haram tersebut, bahkan di antaranya menjadi bandar.

“Saya kan pernah coba semuanya, mulai dari ganja, putaw, inex, sabu-sabu,” ujarnya.
Sebagai bentuk penyesalan, lanjut dia, coba mengajak beberapa rekannya yang dulu pernah ia ajak mengedarkan narkoba untuk melakukan rehabilitasi di pondok.

“Saya bujuk mereka sampai akhirnya ada dua orang yang mau ikut,” ujarnya yang diiyakan Habib selaku pimpinan Pondok Pesantren
Karena narkoba, rumah tangga SL juga hancur, sang istri menceraikannya. Perlahan ia bangkit, bahkan jauh lebih baik.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel